Awalan Berita – Apple dikabarkan sedang menjalin kemitraan strategis dengan Google untuk meningkatkan kemampuan kecerdasan buatan (AI) pada asisten suara mereka, Siri. Dalam kesepakatan tersebut, Apple akan menggunakan versi khusus dari model AI milik Google, yaitu Gemini. Menurut laporan Bloomberg yang dikutip Mark Gurman, Apple dilaporkan akan membayar sekitar 1 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 16 triliun per tahun untuk mendapatkan akses ke teknologi Gemini.
“Baca Juga: Moto Pad 60 Neo Resmi Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 2 Jutaan”
Apple Akan Gunakan Model AI Google Gemini di Server Cloud Pribadi
Apple berencana untuk menjalankan model AI Gemini di server Private Cloud Compute miliknya. Meskipun tetap mempertahankan model internal untuk beberapa fitur Siri. Model Gemini ini dirancang dengan 1,2 triliun parameter, yang memungkinkan Siri memberikan respons lebih cerdas dan lebih informatif. Jumlah parameter yang sangat besar ini jauh melampaui model sebelumnya yang digunakan oleh Apple. Yaitu 150 miliar parameter pada Apple Intelligence berbasis cloud.
Mengapa Apple Memilih Google Daripada OpenAI atau Anthropic?
Sebelumnya, Apple dilaporkan mempertimbangkan untuk menggunakan model AI dari OpenAI atau Anthropic untuk mendukung pengembangan Siri baru. Namun, setelah mempertimbangkan berbagai opsi, Apple akhirnya memilih untuk bermitra dengan Google. Keputusan ini menunjukkan bahwa Apple lebih memilih teknologi yang sudah teruji dan dapat memberikan hasil yang lebih cepat dibandingkan dengan alternatif lainnya. Perjanjian ini juga terpisah dari rencana Apple untuk mengintegrasikan fitur-fitur chatbot berbasis Gemini ke dalam Siri. Seperti yang dilakukan dengan teknologi ChatGPT.
Rencana Integrasi AI Pihak Ketiga dengan Siri di Musim Semi Mendatang
CEO Apple, Tim Cook, baru-baru ini mengungkapkan bahwa versi baru Siri yang didukung oleh AI akan hadir pada musim semi mendatang. Pada saat yang sama, Apple juga membuka kemungkinan untuk integrasi teknologi AI pihak ketiga lainnya ke dalam Siri, selain dari Gemini. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun Apple bekerja sama dengan Google. Mereka tidak menutup kemungkinan untuk berkolaborasi dengan penyedia teknologi AI lainnya di masa depan, memberikan fleksibilitas bagi pengembangan Siri. Apple berkomitmen untuk terus mengembangkan asisten suaranya, memastikan kemampuan Siri semakin canggih dan relevan dengan kebutuhan pengguna yang terus berkembang.
“Baca Juga: Remake Resident Evil Code Veronica Dijadwalkan Rilis 2027″
Masa Depan Siri: Kombinasi AI Google dan Teknologi Pengembangan Sendiri Apple
Meskipun Apple sedang melanjutkan kerja sama dengan Google. Bloomberg melaporkan bahwa perusahaan ini tidak akan sepenuhnya bergantung pada teknologi AI pihak ketiga. Apple dikabarkan masih melanjutkan pengembangan teknologi AI-nya sendiri, yang mungkin akan digunakan untuk menggantikan Gemini dalam jangka panjang. Dengan pendekatan ini, Apple berusaha menciptakan ekosistem AI yang lebih mandiri dan terintegrasi sepenuhnya dengan produk dan layanan mereka di masa depan.