
Hyundai Nexo Tembus 826 Km, Isi Daya Hidrogen 5 Menit
Awalan Berita – Hyundai mengonfirmasi All New Hyundai Nexo akan meluncur pada awal 2026. Model ini mengusung teknologi fuel cell electric vehicle berbasis hidrogen. Hyundai menargetkan Nexo sebagai SUV ramah lingkungan berperforma tinggi. Fokus utama pengembangan berada pada efisiensi, jarak tempuh, dan kenyamanan. Langkah ini mempertegas komitmen Hyundai terhadap mobilitas hidrogen global. Pasar kendaraan hidrogen dinilai strategis untuk jangka panjang. Infrastruktur hidrogen masih terbatas, namun terus berkembang di beberapa negara utama.
“Baca Juga: Komdigi Perkuat Pengawasan dan Pelindungan Data Pribadi”
All New Nexo diklaim memiliki jarak tempuh hingga 826 kilometer. Klaim tersebut mengacu pada standar pengujian WLTP. Jarak ini menempatkan Nexo di jajaran FCEV dengan daya jelajah terpanjang. Hyundai juga menyempurnakan dimensi kendaraan agar lebih proporsional. Panjang mobil mencapai 4.750 milimeter dengan lebar 1.865 milimeter. Tingginya berada di angka 1.640 milimeter. Jarak sumbu roda mencapai 2.790 milimeter. Dimensi tersebut meningkatkan stabilitas dan ruang kabin. Desain ini juga mendukung efisiensi aerodinamika kendaraan.
Hyundai meningkatkan sistem fuel cell dan power electronics secara signifikan. Kapasitas baterai kini naik dari 40 kW menjadi 80 kW. Fuel cell stack menghasilkan output gross maksimum 110 kW. Angka ini meningkat 16 persen dari generasi sebelumnya. Output sistem net mencapai 94 kW dengan kenaikan 11 persen. Total output sistem meningkat dari 135 kW menjadi 190 kW. Motor listrik baru menghasilkan daya 150 kW. Akselerasi 0 hingga 100 kilometer per jam kini hanya 7,8 detik. Pengisian hidrogen tetap cepat dengan durasi sekitar lima menit. Kapasitas tangki hidrogen meningkat menjadi 6,69 kilogram. Efisiensi ini menjadi nilai penting bagi konsumen FCEV.
Hyundai meningkatkan aerodinamika melalui optimasi kolong bodi. Aliran udara dirancang lebih halus untuk mengurangi hambatan. Sistem NVH ditingkatkan demi kenyamanan berkendara. Teknologi Active Noise Control-Road membantu meredam suara jalan. Ban khusus penyerap suara juga digunakan. Sistem e-Handling memanfaatkan kontrol torsi motor. Teknologi ini meningkatkan grip dan stabilitas kendaraan. Smart Regenerative System mengatur pengereman regeneratif otomatis. Sistem ini memanfaatkan data navigasi dan jarak kendaraan depan. Di dalam kabin, Hyundai memasang Connected Car Navigation Cockpit. Dua layar 12,3 inci menyatu dalam satu panel. Sistem mendukung pembaruan over-the-air. Apple CarPlay dan Android Auto tersedia secara nirkabel. Hyundai juga menyematkan pengenalan suara berbasis AI generatif. Sistem audio Bang and Olufsen menghadirkan hingga 14 speaker. Fitur vehicle-to-load memungkinkan pengisian daya perangkat eksternal.
“Baca Juga: Stardew Valley Rilis Versi Switch 2 Mendadak di Natal”
All New Nexo dibangun dengan struktur rangka ganda yang kokoh. Mobil ini dilengkapi hingga sembilan airbag. Hyundai menyematkan sistem ADAS generasi terbaru. Fitur keselamatan mencakup Forward Collision-Avoidance Assist dan Lane Keeping Assist. Blind-Spot Collision-Avoidance Assist juga tersedia. Highway Driving Assist mendukung kenyamanan perjalanan jarak jauh. Sistem parkir pintar dapat dioperasikan dari jarak jauh. Menurut Hyundai, teknologi ini dirancang untuk mencegah kecelakaan secara aktif. Ke depan, Nexo diharapkan memperluas adopsi kendaraan hidrogen. Hyundai melihat hidrogen sebagai solusi pelengkap kendaraan listrik baterai. Tantangan infrastruktur masih ada, namun peluang pertumbuhan tetap besar. All New Nexo menjadi representasi visi Hyundai menuju mobilitas berkelanjutan.