
Ledakan Bom Bunuh Diri di Markas Paramiliter Pakistan Tewaskan 5
Awalan Berita – Pada Senin pagi, 24 November 2025, dua pelaku bom bunuh diri menyerang markas Kepolisian Federal Pakistan di Peshawar, barat laut Pakistan. Dalam serangan tersebut, tiga petugas keamanan tewas dan setidaknya 12 orang lainnya mengalami luka-luka. Polisi setempat melaporkan bahwa serangan tersebut terjadi di kompleks kepolisian yang memiliki tingkat keamanan yang sangat ketat.
“Baca Juga: ASUS ROG Rayakan Ulang Tahun ke-30 dengan GeForce RTX 5090 Spesial”
Serangan bom bunuh diri ini terjadi sekitar pukul 08:10 waktu setempat, ketika dua ledakan keras terdengar di area yang dikenal sebagai pusat keamanan tinggi di Peshawar. Menurut saksi mata, para pelaku menyerang gerbang markas polisi, namun pihak keamanan segera merespons dengan menembak mati para penyerang sebelum mereka berhasil memasuki gedung utama. Meskipun serangan tersebut digagalkan, lima petugas keamanan dan tujuh warga sipil terluka akibat ledakan.
Markas Kepolisian Federal, yang sebelumnya dikenal sebagai Kepolisian Perbatasan, terletak di area yang memiliki pengamanan sangat ketat. Polisi menyebut bahwa serangan ini adalah bagian dari rencana teror yang digagalkan, berkat respons cepat dari petugas yang menembak mati kedua penyerang. Pihak berwenang Pakistan kini sedang menyelidiki serangan ini dan berjanji akan mengidentifikasi serta mengadili pelaku secepat mungkin.
Peshawar, yang merupakan bagian dari provinsi Khyber Pakhtunkhwa, telah lama menjadi pusat kekerasan militan, terutama dengan kehadiran kelompok Tehreek-i-Taliban Pakistan (TTP). Kelompok militan ini dikenal sering melakukan serangan di seluruh Pakistan, termasuk serangan bom bunuh diri yang menargetkan pasukan keamanan dan warga sipil. Meski belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini, spekulasi mengarah pada militan yang aktif di kawasan tersebut.
Setelah serangan terjadi, Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, mengutuk aksi teror tersebut dan menegaskan pentingnya untuk segera mengidentifikasi para pelaku. Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa para pelaku harus diadili agar tidak ada ruang bagi tindakan terorisme di negara ini. Pemerintah Pakistan juga berkomitmen untuk memperkuat keamanan di wilayah yang rawan kekerasan seperti Peshawar dan sekitarnya.
“Baca Juga: CEO Intel, Lip-Bu Tan, Sebut Perusahaan Gagal Karena Terlalu Puas Diri”
Serangan ini menunjukkan betapa rentannya provinsi Khyber Pakhtunkhwa terhadap kekerasan militan. Peshawar dan wilayah sekitarnya terus menjadi titik api bagi kelompok-kelompok militan yang berusaha mengguncang stabilitas Pakistan. Ke depan, otoritas keamanan Pakistan mungkin akan memperkuat pengamanan di fasilitas-fasilitas vital seperti markas kepolisian. Serta meningkatkan upaya pemberantasan kelompok militan yang beroperasi di kawasan tersebut.