
Meta Tutup Dua Studio Oculus Usai Pangkas Divisi Gaming
Awalan Berita – Meta dilaporkan mulai mengurangi keterlibatannya di industri gaming, khususnya sektor virtual reality. Langkah ini mencuat setelah muncul laporan pemangkasan karyawan di divisi Reality Labs. Divisi tersebut selama ini menjadi tulang punggung strategi VR Meta melalui lini perangkat Meta Quest dan pengelolaan studio game internal. Keputusan ini memicu spekulasi bahwa Meta mulai mengevaluasi ulang investasi besarnya di ekosistem gaming VR.
“Baca Juga: Playable Demo Nioh 3 Hadir di Akhir Januari 2026″
Dampak paling signifikan dari kebijakan ini adalah penutupan dua studio game internal yang berada di bawah naungan Oculus Studios. Dua studio tersebut adalah Twisted Pixel Games dan Sanzaru Games. Keduanya dikenal sebagai pengembang game first party untuk platform VR Meta Quest. Penutupan ini menandai berakhirnya keterlibatan langsung Meta dalam pengembangan sejumlah judul VR eksklusif.
Laporan awal dari The New York Times menyebut sekitar 10 persen karyawan di divisi Reality Labs terdampak pemutusan hubungan kerja. Tak lama setelah laporan tersebut terbit, sejumlah karyawan studio game internal mengonfirmasi bahwa mereka termasuk dalam gelombang PHK tersebut. Reality Labs sendiri merupakan divisi di bawah Meta yang menaungi Oculus Studios, unit yang bertanggung jawab mengelola pengembangan game first party untuk headset VR Meta.
PHK ini menambah daftar langkah efisiensi yang dilakukan Meta dalam beberapa tahun terakhir, terutama di sektor realitas virtual dan augmented reality yang membutuhkan investasi besar. Meski Meta terus menegaskan komitmen jangka panjang terhadap pengembangan metaverse, tekanan biaya dan target profitabilitas mendorong perusahaan melakukan penyesuaian struktur. Bagi Oculus Studios, pengurangan tenaga kerja ini memunculkan kekhawatiran soal kelanjutan proyek game VR internal serta jadwal rilis konten eksklusif ke depan.
Kabar penutupan studio semakin menguat setelah pernyataan terbuka dari para karyawan. Andy Gentile, desainer dari Twisted Pixel Games, mengungkap melalui media sosial bahwa dirinya terdampak PHK. Ia juga menyatakan bahwa seluruh studio Twisted Pixel tampaknya telah ditutup. Pernyataan tersebut diperkuat oleh Ray West, Senior Level Designer di Sanzaru Games, yang menulis di LinkedIn bahwa studio tempatnya bekerja, bersama beberapa studio game Meta lainnya, telah resmi dihentikan operasionalnya.
“Baca Juga: Motherboard DDR3 Alami Lonjakan Penjualan Terbaru”
Penutupan Twisted Pixel dan Sanzaru terbilang mengejutkan mengingat rekam jejak keduanya. Twisted Pixel baru saja merilis Deadpool VR untuk Meta Quest 3, sementara Sanzaru dikenal luas berkat seri Asgard’s Wrath yang sering disebut sebagai salah satu RPG VR terbaik. Langkah Meta ini memperkuat dugaan bahwa perusahaan mulai lebih berhati-hati dalam berinvestasi di sektor gaming VR. Meski VR masih dipandang sebagai teknologi masa depan, hambatan harga perangkat, basis pengguna terbatas, dan minimnya developer besar membuat sektor ini belum menjadi arus utama. Bagi komunitas VR, keputusan ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai komitmen jangka panjang Meta dalam mendukung game first party di platform Quest.