
Project Remake Devil May Cry 1 Mulai Dirumorkan
Awalan Berita – Capcom kembali menjadi perhatian komunitas gamer setelah muncul bocoran mengenai sejumlah proyek besar yang sedang mereka kembangkan. Informasi tersebut berasal dari insider yang disebut cukup terpercaya dan kemudian dibagikan oleh leaker bernama Dusk. Bocoran itu langsung memicu diskusi karena menyangkut dua franchise legendaris Capcom, yaitu Devil May Cry dan Resident Evil.
Kabar ini muncul di tengah tren industri game yang masih dipenuhi remake dan remaster. Banyak pemain mulai mempertanyakan arah industri modern yang dinilai semakin bergantung pada nostalgia. Namun, di sisi lain, remake berkualitas tinggi juga terbukti tetap diminati pasar.
“Baca Juga: Router Wi-Fi 7 Xiaomi Hadir dengan Kecepatan Tinggi”
Dalam bocoran tersebut, Capcom disebut sedang mengerjakan beberapa proyek sekaligus untuk seri Resident Evil. Selain itu, Devil May Cry juga dikabarkan akan mendapatkan perhatian besar melalui proyek remake penuh. Jika seluruh informasi ini benar, beberapa tahun mendatang bisa menjadi periode sibuk bagi penggemar kedua franchise tersebut.
Hingga kini, Capcom sendiri belum memberikan konfirmasi resmi terkait bocoran tersebut. Meski begitu, pola strategi perusahaan dalam beberapa tahun terakhir membuat rumor ini dianggap cukup masuk akal oleh sebagian komunitas gamer.
Salah satu informasi yang paling menarik perhatian adalah kabar mengenai remake penuh untuk Devil May Cry pertama. Game originalnya dikenal sebagai pelopor genre action stylish yang kemudian menjadi identitas utama seri tersebut. Karena itu, kabar remake langsung memicu antusiasme besar di kalangan penggemar lama.
Versi original Devil May Cry pertama kali dirilis pada era PlayStation 2 dan berhasil membangun reputasi Capcom dalam genre aksi cepat. Gameplay yang fokus pada kombinasi serangan stylish menjadi daya tarik utama game tersebut. Hingga kini, seri Devil May Cry masih memiliki basis penggemar yang cukup besar.
Banyak pemain mulai membayangkan bagaimana game itu akan tampil dengan teknologi modern. Visual generasi baru dan sistem gameplay yang lebih halus dianggap bisa memberikan pengalaman berbeda bagi pemain lama maupun baru.
Namun, kekhawatiran juga mulai muncul di kalangan penggemar. Sebagian pemain takut remake tersebut akan terlalu jauh mengubah atmosfer asli game demi menyesuaikan pasar modern. Kekhawatiran seperti ini memang sering muncul pada proyek remake game klasik.
Capcom sebelumnya sudah beberapa kali berhasil menghadirkan remake berkualitas tinggi melalui seri Resident Evil. Karena itu, sebagian komunitas berharap pendekatan serupa juga diterapkan pada Devil May Cry jika proyek tersebut benar-benar sedang dikembangkan.
Selain Devil May Cry, bocoran terbesar juga datang dari franchise Resident Evil. Menurut informasi yang beredar, Capcom mengadakan pertemuan internal besar sekitar Juni hingga Juli 2022 untuk menentukan arah masa depan seri tersebut.
Dari pertemuan itu, beberapa proyek dikabarkan langsung mendapat persetujuan produksi. Daftar proyek tersebut mencakup remake Resident Evil Zero, remake Code Veronica, remake Resident Evil pertama, hingga entri utama baru sementara bernama RE10.
Jika informasi tersebut benar, Capcom tampaknya sudah menyiapkan roadmap jangka panjang untuk franchise Resident Evil. Strategi ini sejalan dengan pendekatan perusahaan beberapa tahun terakhir yang konsisten menghadirkan remake sambil tetap melanjutkan seri utama.
Masing-masing proyek juga disebut memiliki codename internal tersendiri. Resident Evil Zero remake dikabarkan memakai nama Project Chambers. Nama itu merujuk pada Rebecca Chambers yang menjadi karakter penting dalam game tersebut.
Sementara itu, remake Resident Evil pertama disebut memakai codename Project Fallen. Untuk Resident Evil 10, proyek tersebut dikabarkan menggunakan nama internal Project Redlife.
Penggunaan codename memang umum dalam industri game. Namun, detail seperti ini sering memicu teori dan spekulasi baru di kalangan penggemar mengenai arah cerita maupun tema game yang sedang dikembangkan.
Salah satu detail paling menarik dari bocoran tersebut adalah kabar mengenai protagonis Resident Evil 10. Claire Redfield disebut akan menjadi karakter utama dalam entri baru itu. Informasi ini langsung menarik perhatian penggemar seri Resident Evil.
Claire selama ini memang dikenal sebagai salah satu karakter penting dalam franchise tersebut. Namun, ia lebih sering muncul di spin-off atau beberapa seri tertentu dibandingkan menjadi pusat cerita utama modern. Karena itu, kehadirannya sebagai protagonis utama dianggap bisa memberikan nuansa baru.
Banyak penggemar menilai Claire memiliki potensi besar untuk kembali memimpin cerita utama Resident Evil. Karakternya dianggap memiliki hubungan emosional kuat dengan sejarah franchise tersebut. Selain itu, Claire juga memiliki basis penggemar yang cukup loyal sejak era awal Resident Evil.
Bocoran lain menyebut remake Resident Evil pertama kini sudah memasuki tahap full production. Sebelumnya, proyek itu disebut masih berada dalam tahap pra-produksi sejak 2022 hingga 2023. Tahap produksi penuh biasanya menandakan proses pengembangan game sudah berjalan lebih serius.
Jika benar, maka kemungkinan Capcom memang sedang mempercepat pengembangan beberapa proyek Resident Evil secara bersamaan. Strategi ini menunjukkan betapa pentingnya franchise tersebut bagi perusahaan.
“Baca Juga: PS6 Belum Punya Jadwal Rilis Resmi dari Sony”
Dari sisi teknologi, Resident Evil Zero remake dan Resident Evil 10 disebut akan menggunakan REX Engine. Engine ini dikabarkan menjadi penerus teknologi internal Capcom sebelumnya yang dipakai pada beberapa game modern mereka.
Penggunaan engine baru menunjukkan bahwa Capcom tidak hanya mengandalkan nostalgia. Perusahaan juga disebut ingin meningkatkan kualitas visual, animasi, dan atmosfer horor pada game generasi berikutnya. Teknologi baru tersebut diperkirakan mampu menghadirkan pengalaman lebih imersif.
Bocoran lain juga mengungkap langkah Capcom pada tahun 2022 yang sempat menghentikan beberapa proyek fan remake Resident Evil. Saat itu, proyek komunitas untuk Resident Evil Zero, Code Veronica, dan Resident Evil pertama memang dihentikan oleh perusahaan.
Kini, keputusan tersebut dinilai lebih masuk akal jika Capcom ternyata memang sedang mengembangkan versi resmi dari game-game tersebut. Banyak perusahaan memang memilih melindungi proyek internal mereka dengan menghentikan pengembangan fan project serupa.
Selain proyek utama, ada pula kabar tambahan mengenai konten DLC Resident Evil 9. Ada Wong disebut akan muncul dalam DLC tersebut. Informasi itu bahkan diklaim sudah diperkuat sumber lain secara terpisah.
Bocoran juga menyebut Capcom sedang menyiapkan lebih dari satu DLC cerita untuk Resident Evil 9. Strategi ini memperlihatkan bahwa perusahaan masih ingin memperluas dunia dan karakter Resident Evil melalui konten tambahan setelah perilisan game utama.
Secara keseluruhan, seluruh bocoran ini sejalan dengan strategi Capcom beberapa tahun terakhir. Perusahaan tampaknya ingin menjaga keseimbangan antara nostalgia remake dan pengembangan seri utama baru. Jika semua proyek tersebut benar-benar sedang dikerjakan, penggemar Devil May Cry dan Resident Evil kemungkinan akan menghadapi beberapa tahun yang sangat menarik.