
Bocoran Harga Steam Machine Tembus 16 Juta Rupiah
Awalan Berita – Harga Steam Machine yang selama ini menjadi tanda tanya di kalangan gamer akhirnya mulai terungkap melalui bocoran tidak sengaja dari salah satu retailer di Ceko. Perangkat buatan Valve tersebut disebut memiliki harga yang cukup tinggi dan langsung memicu perbincangan luas. Informasi ini pertama kali mencuat setelah sebuah toko daring memajang dua varian Steam Machine di situs mereka tanpa pengumuman resmi dari Valve.
“Baca Juga: Theotown Hadir dengan Spesifikasi Ringan di Semua Platform”
Bocoran ini segera menyebar luas di komunitas gamer internasional. Banyak pihak menilai kemunculan harga ini sebagai indikasi awal arah strategi Valve dalam memposisikan Steam Machine sebagai PC gaming ringkas kelas premium, bukan konsol murah dengan subsidi agresif.
Kabar mengenai harga Steam Machine pertama kali ramai dibahas di forum Reddit, khususnya komunitas Gamingnewsandleaks. Seorang pengguna menemukan bahwa retailer asal Ceko, Smarty.cz, sempat menampilkan dua varian perangkat tersebut lengkap dengan harga. Varian dengan kapasitas penyimpanan 512GB tercantum seharga 19.826 Koruna Ceko, yang jika dikonversi setara dengan sekitar 16 juta Rupiah.
Sementara itu, varian dengan kapasitas lebih besar 2TB dipasarkan dengan harga 22.305 Koruna Ceko atau sekitar 18 juta Rupiah. Angka ini langsung mematahkan ekspektasi sebagian gamer yang berharap Steam Machine akan hadir dengan harga lebih terjangkau. Meski demikian, banyak pula yang menilai harga tersebut masih sejalan dengan pasar PC gaming berperforma tinggi dalam bentuk ringkas.
Harga tinggi ini sebenarnya bukan kejutan total. Valve sebelumnya telah memberikan sinyal bahwa Steam Machine tidak akan disubsidi seperti konsol tradisional. Insinyur perangkat lunak Valve, Pierre-Loup Griffais, sempat menyatakan bahwa harga perangkat ini akan mengikuti ekspektasi gamer PC di pasar saat ini.
Menurut Griffais, Valve ingin menghadirkan pengalaman PC gaming penuh dalam faktor bentuk kecil tanpa mengorbankan kualitas. Pendekatan ini membuat Steam Machine lebih dekat ke mini PC premium dibanding konsol rumahan konvensional. Dengan strategi tersebut, harga yang lebih tinggi dianggap sebagai konsekuensi dari performa, desain, dan kualitas komponen yang digunakan.
Salah satu faktor utama yang disebut memengaruhi harga Steam Machine adalah naiknya biaya komponen global pada 2026. Krisis memori, khususnya RAM, menjadi sorotan karena berdampak langsung pada harga perangkat komputasi. Kondisi ini membuat produsen sulit menekan biaya produksi tanpa menurunkan spesifikasi.
Valve menyatakan bahwa dengan harga tersebut, pengguna akan mendapatkan PC gaming berukuran kecil dengan tingkat kebisingan sangat rendah. Fokus pada pendinginan senyap dan efisiensi daya menjadi nilai jual utama Steam Machine, terutama bagi gamer yang menginginkan perangkat powerful namun tetap nyaman digunakan di ruang keluarga atau meja kerja.
“Baca Juga: Indonesia Jadi Negara Pertama Blokir Grok AI Akibat Deepfake”
Perlu dicatat bahwa harga yang beredar saat ini masih berupa estimasi berdasarkan konversi mata uang Koruna Ceko. Selain itu, retailer pihak ketiga biasanya menambahkan margin keuntungan mereka sendiri. Seorang pengguna di platform X dengan nama Hajedan bahkan mengulik kode situs Smarty.cz dan menemukan bahwa harga tersebut memang hanya sedikit di-markup.
Dengan demikian, masih ada kemungkinan harga resmi yang diumumkan Valve nantinya bisa sedikit lebih rendah. Meski belum final, bocoran ini setidaknya memberikan gambaran realistis bagi para gamer. Jika Steam Machine benar-benar dirilis di kisaran harga tersebut, calon pembeli sudah bisa mulai bersiap menyesuaikan anggaran untuk membawa pulang perangkat yang dijuluki “GabeCube” ini.