
Predator Atlas 7 Jadi Handheld Baru Acer dengan Intel Arc G3
Awalan Berita – Acer memperkenalkan Predator Atlas 7 sebagai handheld gaming PC Windows terbaru dengan layar berukuran 7 inci.
Perangkat ini diperkenalkan pada 2 September 2026 dalam ajang IFA 2026 di Berlin.
Predator Atlas 7 menggunakan Windows 11 Home dan membawa platform Intel Arc G-Series terbaru.
Acer menghadirkan perangkat tersebut sebagai versi lebih ringkas dari Predator Atlas 8.
Meski memiliki ukuran lebih kecil, perangkat ini tetap menawarkan spesifikasi untuk kebutuhan gaming kelas atas.
“Baca Juga: RugOne Xsnap 7 Pro Hadir dengan Gimbal Kamera Lepas-Pasang”
Model PA07-I51 tersedia dengan prosesor hingga Intel Arc G3 Extreme.
Konfigurasi grafisnya juga dapat menggunakan Intel Arc B390 untuk mendukung performa gaming.
Acer menawarkan perangkat ini dengan memori LPDDR5x hingga 24GB berkecepatan 7.467 MT/s.
Penyimpanan internalnya menggunakan SSD PCIe Gen 4 NVMe dengan kapasitas hingga 1TB.
Predator Atlas 7 menggunakan panel berukuran 7 inci dengan resolusi Full HD 1920 × 1080 piksel.
Acer tidak mengejar resolusi ekstrem seperti sejumlah handheld gaming premium lainnya.
Sebagai gantinya, perangkat ini mengandalkan refresh rate hingga 120Hz untuk menghasilkan tampilan lebih responsif.
Layar tersebut juga mendukung teknologi Variable Refresh Rate atau VRR.
Kecerahan layarnya mencapai 500 nits dengan cakupan warna 100 persen sRGB.
Spesifikasi tersebut membuat layar Predator Atlas 7 berfokus pada keseimbangan antara kualitas visual dan performa.
Untuk sistem kendali, Acer menyediakan pilihan joystick TMR selain joystick berbasis carbon film.
Bagian trigger L2 dan R2 menggunakan teknologi Hall Effect untuk meningkatkan respons input.
Kombinasi komponen tersebut ditujukan untuk memberikan pengalaman bermain yang lebih responsif.
Acer juga mempertahankan desain handheld agar perangkat tetap mudah digunakan saat bermain secara mobile.
Acer memberikan perhatian khusus pada sistem pendingin Predator Atlas 7.
Perangkat tersebut menggunakan sistem pendingin dengan dua kipas Predator AeroBlade berbahan logam.
Kipas tersebut memiliki 89 bilah untuk membantu mengatur aliran udara di dalam perangkat.
Sistem tersebut juga dipadukan dengan kipas berbahan plastik untuk mendukung proses pendinginan.
Acer menggunakan teknologi Vortex Flow untuk mengarahkan udara panas keluar dari perangkat.
Sistem pendingin menjadi komponen penting karena perangkat membawa platform dengan kemampuan grafis tinggi.
Penggunaan komponen tersebut juga mendukung pengoperasian perangkat ketika menjalankan game dengan beban berat.
Acer merancang sistem pendingin tersebut agar panas dapat dikelola selama sesi bermain.
Kinerja pendinginan nantinya akan menjadi salah satu aspek penting dalam penggunaan perangkat secara berkelanjutan.
Terutama ketika pengguna menjalankan game yang membutuhkan kemampuan pemrosesan dan grafis tinggi.
Predator Atlas 7 tersedia dengan pilihan baterai berkapasitas hingga 80Wh.
Acer mempertahankan bobot perangkat di bawah 750 gram untuk konfigurasi dengan baterai tersebut.
Perusahaan juga menyediakan varian dengan baterai berkapasitas 60Wh.
Versi tersebut memiliki bobot di bawah 700 gram sehingga lebih ringan untuk penggunaan mobile.
Perbedaan kapasitas baterai memberikan pilihan berdasarkan kebutuhan mobilitas pengguna.
Baterai 80Wh menawarkan kapasitas lebih besar untuk mendukung sesi bermain yang lebih panjang.
Sementara itu, baterai 60Wh dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang lebih memprioritaskan bobot.
Acer juga menyediakan konektivitas modern pada perangkat tersebut untuk mendukung berbagai kebutuhan.
Predator Atlas 7 memiliki dua port Thunderbolt 4 untuk koneksi perangkat eksternal.
Perangkat ini juga menyediakan pembaca microSD UHS-II, Wi-Fi 7, dan Bluetooth 5.4.
“Baca Juga: Infinix XPAD 30 Pro Hadir dengan Layar 2.5K dan 4G”
Acer menjadwalkan Predator Atlas 7 untuk pasar Amerika Utara pada kuartal keempat 2026.
Perangkat tersebut juga akan tersedia di wilayah EMEA mulai November 2026.
Namun, Acer belum mengumumkan harga resmi Predator Atlas 7 untuk pasar tersebut.
Ketersediaan dan harga perangkat di Indonesia juga masih belum diumumkan.
Predator Atlas 7 menawarkan kombinasi layar 7 inci, refresh rate 120Hz, dan hardware Intel terbaru.
Kapasitas RAM hingga 24GB serta SSD 1TB juga memberikan ruang untuk kebutuhan gaming dan penyimpanan.
Sistem pendingin dua kipas menjadi pendukung penting untuk perangkat dengan kemampuan pemrosesan tinggi.
Pilihan baterai hingga 80Wh juga memperkuat karakter perangkat sebagai handheld gaming untuk mobilitas.
Dengan spesifikasi tersebut, Acer menempatkan Predator Atlas 7 sebagai handheld berperforma tinggi dalam bodi lebih ringkas.
Informasi harga dan jadwal pemasaran Indonesia masih perlu menunggu pengumuman resmi dari Acer.
