
Sony Hentikan Penjualan Xperia 1 VII karena Bug Sistem
Awalan Berita – Sony menghentikan sementara penjualan dan pengiriman Xperia 1 VII di Jepang. Keputusan ini diumumkan langsung melalui halaman dukungan resmi Sony Jepang, setelah ditemukan bug serius pada sejumlah unit. Masalah yang dilaporkan meliputi perangkat yang tiba-tiba mati, restart sendiri, bahkan dalam beberapa kasus tidak bisa dinyalakan kembali.
Bug ini disebut hanya terjadi pada varian yang dijual oleh operator lokal Jepang. Belum ada laporan serupa dari pasar internasional. Hal ini menunjukkan bahwa fitur atau konfigurasi khusus di Jepang kemungkinan menjadi penyebab utama masalah tersebut.
“Baca Juga: Fairphone 6 Kemudahan Perbaikan dan Ramah Lingkungan”
Menurut pernyataan Sony, gangguan teknis ini kemungkinan berkaitan dengan fitur tertentu yang hanya aktif pada versi Jepang. Misalnya, integrasi layanan operator atau sistem keamanan lokal yang tidak ada di versi internasional.
Sony telah menyarankan pengguna terdampak untuk melakukan reset paksa dan memeriksa pembaruan perangkat lunak. Patch atau update sistem kemungkinan telah disiapkan untuk memperbaiki bug yang muncul. Namun, Sony belum mengonfirmasi tanggal pasti kapan penjualan akan dilanjutkan kembali.
Xperia 1 VII menjadi model pertama Sony yang diproduksi oleh pihak ketiga, bukan lagi secara in-house seperti sebelumnya. Langkah ini diambil untuk menekan biaya dan meningkatkan efisiensi produksi. Namun, banyak pihak menduga bahwa alih produksi ini justru memicu masalah kualitas, karena Xperia 1 VII adalah model pertama yang langsung terdampak isu serius.
Dugaan ini diperkuat oleh kejanggalan teknis yang tidak lazim terjadi pada generasi sebelumnya. Jika benar terkait proses produksi baru, Sony mungkin harus meninjau ulang standar kontrol kualitas mereka ke depannya.
Selain di Jepang, pra-pemesanan Xperia 1 VII di Eropa juga mengalami masalah. Beberapa pengguna melaporkan bahwa pesanan mereka dibatalkan tanpa penjelasan resmi. Bahkan, situs resmi Sony UK menunjukkan status “out of stock” untuk perangkat ini, meski masih dalam periode pre-order.
Situasi ini memunculkan spekulasi bahwa bug yang sama bisa saja terdeteksi lebih luas, atau Sony memang sedang menahan stok untuk pemeriksaan kualitas tambahan. Belum ada tanggapan resmi Sony terkait pembatalan pre-order ini di pasar Eropa.
“Baca Juga: Cyberpunk: Edgerunners 2 Dikonfirmasi Sedang Digarap”
Masalah ini muncul di saat pangsa pasar smartphone Sony terus menurun secara global. Xperia 1 VII diharapkan menjadi titik balik, dengan spesifikasi unggulan dan fokus pada kalangan profesional. Namun, insiden teknis ini justru merusak momentum peluncuran.
Sony perlu bertindak cepat dan transparan untuk memulihkan kepercayaan konsumen. Jika tidak segera diselesaikan, bug ini bisa berdampak jangka panjang pada reputasi lini Xperia yang sudah cukup tergerus. Langkah perbaikan dan komunikasi yang terbuka akan menjadi kunci untuk memulihkan posisi mereka di pasar premium.