
Sony Resmi Rilis Xperia 1 VIII Dengan Upgrade Kamera
Awalan Berita – Sony akhirnya resmi memperkenalkan Xperia 1 VIII sebagai flagship terbaru mereka tahun ini. Smartphone tersebut membawa perubahan besar, terutama pada sektor kamera telefoto yang selama ini menjadi identitas utama seri Xperia 1.
Jika generasi sebelumnya terkenal dengan sistem continuous optical zoom, Xperia 1 VIII justru mengambil pendekatan berbeda. Sony kini meninggalkan mekanisme zoom optik variabel dan beralih menggunakan sensor telefoto resolusi tinggi.
Perubahan ini langsung menjadi sorotan utama sejak pengumuman resmi perangkat. Banyak penggemar Xperia cukup terkejut karena fitur zoom optik variabel sebelumnya dianggap salah satu ciri khas unik lini flagship Sony.
“Baca Juga: Assassin’s Creed Hexe Disebut Bawa Kembali Ezio”
Meski begitu, Sony tampaknya ingin meningkatkan fleksibilitas zoom digital melalui penggunaan sensor yang jauh lebih besar. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hasil foto, terutama dalam kondisi minim cahaya.
Selain perubahan kamera, Xperia 1 VIII juga tetap mempertahankan beberapa elemen klasik yang mulai ditinggalkan flagship modern. Sony masih menghadirkan desain layar tanpa notch maupun punch-hole di perangkat terbaru ini.
Kombinasi fitur modern dan pendekatan khas Xperia membuat smartphone ini tetap memiliki identitas berbeda dibanding flagship Android lain di pasar premium.
Perubahan terbesar Xperia 1 VIII berada pada sektor kamera telefoto. Sony kini menggunakan sensor baru berukuran 1/1.56 inci dengan resolusi 48MP.
Sensor tersebut empat kali lebih besar dibanding kamera telefoto Xperia 1 VII. Resolusinya juga meningkat empat kali lipat dibanding generasi sebelumnya.
Dengan sensor lebih besar, Sony berharap kualitas zoom digital menjadi jauh lebih tajam. Performa low-light juga diklaim mengalami peningkatan berkat kemampuan sensor menangkap cahaya lebih banyak.
Namun, keputusan paling kontroversial adalah dihapusnya sistem continuous optical zoom. Teknologi itu sebelumnya menjadi fitur andalan seri Xperia 1 selama beberapa generasi terakhir.
Kini, kamera telefoto Xperia 1 VIII hanya berada pada focal length 70mm atau sekitar zoom 2,9x dari kamera utama 24mm. Untuk pembesaran lebih jauh, Sony memanfaatkan teknik cropping dari sensor 48MP tersebut.
Kamera telefoto ini menggunakan aperture f/2.8. Sementara itu, kamera utama masih mengandalkan sensor 48MP berukuran 1/1.35 inci dengan dukungan optical image stabilization atau OIS.
Sony juga mempertahankan kamera ultra-wide 48MP. Di bagian depan, tersedia kamera selfie 12MP yang ditempatkan pada bezel atas layar.
Sony turut menghadirkan teknologi RAW multi-frame processing pada seluruh kamera Xperia 1 VIII. Fitur ini dirancang untuk meningkatkan dynamic range dan mengurangi noise dalam kondisi pencahayaan sulit.
Teknologi tersebut bekerja dengan menggabungkan beberapa frame RAW sebelum menghasilkan foto akhir. Pendekatan ini memungkinkan hasil gambar memiliki detail shadow dan highlight yang lebih seimbang.
Sony mengklaim teknologi baru itu mampu mengurangi area highlight yang terlalu terang. Selain itu, bagian shadow juga dikatakan tidak lagi terlihat terlalu gelap.
Langkah ini memperlihatkan fokus Sony terhadap kualitas fotografi komputasional tanpa meninggalkan kontrol manual khas Xperia. Pendekatan tersebut cukup berbeda dibanding sebagian flagship lain yang lebih agresif mengandalkan pemrosesan AI otomatis.
Bagi penggemar fotografi mobile, kombinasi sensor besar dan pemrosesan RAW ini menjadi salah satu aspek paling menarik dari Xperia 1 VIII. Sony tampaknya ingin mempertahankan reputasi Xperia sebagai smartphone untuk pecinta kamera.
Meski sistem zoom optik variabel dihilangkan, Sony percaya pendekatan sensor besar dan cropping digital dapat memberi pengalaman fotografi lebih fleksibel. Namun, keputusan tersebut tetap memicu perdebatan di komunitas pengguna Xperia.
Di sektor performa, Xperia 1 VIII menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 terbaru. Chipset tersebut diklaim membawa peningkatan signifikan dibanding generasi sebelumnya.
Sony menyebut performa CPU meningkat hingga 20 persen. Sementara itu, GPU dikatakan 23 persen lebih cepat dengan efisiensi daya yang lebih baik.
Peningkatan tersebut diharapkan mampu mendukung kebutuhan gaming dan fotografi komputasional modern. Xperia 1 VIII juga tetap mempertahankan identitas khas Sony melalui berbagai fitur tambahan.
Perangkat ini masih menyediakan slot microSD untuk ekspansi penyimpanan. Sony juga tetap menghadirkan jack audio 3,5mm yang kini mulai langka di smartphone flagship.
Selain itu, tombol shutter fisik dua tahap khas Xperia tetap dipertahankan. Fitur tersebut menjadi favorit banyak pengguna karena memberi pengalaman fotografi layaknya kamera profesional.
Untuk pecinta audio kabel, keberadaan jack audio menjadi nilai tambah besar. Pengguna masih dapat menikmati audio lossless tanpa perlu bergantung pada perangkat wireless.
Sony juga memperkenalkan AI Camera Assistant berbasis Xperia Intelligence. Sistem AI ini mampu menganalisis objek, cuaca, dan pencahayaan sebelum memberi rekomendasi pengaturan kamera.
“Baca Juga: Motorola Rilis Moto Tag 2 dengan Teknologi UWB”
Sony Xperia 1 VIII masih menggunakan layar LTPO 6,5 inci 120Hz dengan desain flat. Kapasitas baterainya juga tetap berada di angka 5.000mAh.
Untuk pengisian daya, perangkat ini mendukung fast charging 30W wired dan 15W wireless. Di tengah persaingan flagship Android modern, spesifikasi charging tersebut terasa cukup konservatif.
Beberapa kompetitor kini sudah menawarkan pengisian daya jauh lebih cepat. Meski begitu, Sony tampaknya tetap memprioritaskan stabilitas baterai dibanding kecepatan charging ekstrem.
Sony menyediakan empat pilihan warna untuk Xperia 1 VIII. Varian tersebut meliputi Graphite Black, Iolite Silver, Garnet Red, dan Native Gold.
Perusahaan juga menjual casing resmi transparan dengan stand bawaan. Aksesori tersebut mendukung penggunaan portrait maupun landscape untuk aktivitas multimedia.
Untuk harga, Xperia 1 VIII dibanderol mulai dari 1.500 Euro untuk varian 12GB RAM dan 256GB penyimpanan. Selama masa pre-order, pembeli akan mendapatkan bonus headphone Sony WH-1000XM6 secara gratis.
Sementara itu, varian 1TB warna Native Gold dijual eksklusif melalui Sony dengan harga mencapai 2.000 Euro. Harga tersebut menempatkan Xperia 1 VIII sebagai salah satu flagship Android premium paling mahal di pasaran saat ini.