
AC Hexe Ditinggal Director, 50 Developer Ikut Hilang
Awalan Berita – Ubisoft dilaporkan melakukan perombakan besar pada proyek Assassin’s Creed Hexe. Langkah ini mencakup pelepasan sekitar 50 anggota tim pengembang serta perubahan arah pengembangan game.
Keputusan ini muncul di tengah kondisi Ubisoft yang dinilai semakin berhati-hati dalam bereksperimen. Perusahaan tampaknya mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas proyek. Perubahan besar ini juga menunjukkan tekanan internal yang dihadapi dalam mengelola pengembangan game berskala besar.
“Baca Juga: Slay the Spire 2 Kena Review Bomb usai Update”
Perombakan ini terjadi tidak lama setelah Ubisoft membatalkan proyek lain bernama Alterra. Keputusan tersebut memperlihatkan adanya restrukturisasi internal yang lebih luas.
Sekitar 50 staf dari proyek Hexe kini dipindahkan ke divisi internal Interproject Ubisoft. Divisi ini berfungsi menampung pengembang yang belum memiliki proyek aktif. Situasi ini dinilai sensitif karena para staf harus menemukan proyek baru dalam waktu tiga bulan. Jika tidak, mereka berpotensi menghadapi pemutusan hubungan kerja.
Langkah ini mencerminkan upaya perusahaan untuk mengoptimalkan sumber daya sekaligus menekan biaya produksi.
Perubahan juga terjadi pada aspek desain game. Jean Guesdon disebut mengambil keputusan untuk mengubah konsep awal Hexe.
Fitur “cat companion” dan elemen sihir yang sebelumnya direncanakan kini dihapus. Pendekatan baru lebih menekankan pada realisme. Karakter utama akan digambarkan sebagai sosok yang memahami sains, khususnya kimia.
Konsep ini memungkinkan ilusi yang terlihat seperti sihir, tetapi memiliki dasar ilmiah. Contohnya adalah penggunaan bom asap untuk menciptakan efek menghilang. Perubahan ini menunjukkan pergeseran visi kreatif yang cukup signifikan.
Perubahan besar juga terjadi pada struktur kepemimpinan proyek. Game Director Benoit Richer telah meninggalkan proyek tersebut. Keputusan ini terjadi dua bulan setelah Creative Director Clint Hocking juga hengkang.
Benoit Richer kemudian mendirikan studio independen bernama Servo Games. Ia akan melanjutkan kariernya sebagai Game Director di studio tersebut.
Pergantian kepemimpinan ini menandakan adanya dinamika internal yang cukup besar. Hal ini juga berpotensi memengaruhi arah pengembangan proyek secara keseluruhan.
“Baca Juga: NVIDIA Siapkan Chip Laptop Baru untuk Computex 2026″
Saat ini, Assassin’s Creed Hexe masih dijadwalkan rilis pada Juni 2027. Namun, sumber internal menyebut adanya kemungkinan penundaan.
Pemangkasan tim pengembang dinilai sebagai langkah untuk menjaga proyek tetap sesuai anggaran. Meski demikian, perubahan ini dapat berdampak pada timeline pengembangan.
Beberapa laporan menyebut game ini berpotensi mundur ke musim liburan 2027. Jika hal tersebut terjadi, Ubisoft akan memiliki waktu tambahan untuk menyempurnakan kualitas game.
Ke depan, keberhasilan proyek ini akan sangat bergantung pada stabilitas tim dan kejelasan arah pengembangan. Perombakan besar ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Ubisoft untuk menghadirkan pengalaman baru dalam seri Assassin’s Creed.