
Devil May Cry 5 Cetak Penjualan Tertinggi dalam 7 Tahun
Awalan Berita – Devil May Cry 5 kembali mencuri perhatian meski telah berusia lebih dari tujuh tahun. Game aksi besutan Capcom tersebut justru mencatat performa penjualan tahunan terbaik sejak pertama kali diluncurkan pada 2019.
Pencapaian tersebut menjadi salah satu kejutan dalam laporan penjualan terbaru Capcom. Alih-alih mengalami penurunan akibat usia yang semakin tua, Devil May Cry 5 berhasil mencatat pertumbuhan yang melampaui tahun peluncurannya.
“Baca Juga: PUBG Mulai Uji Coba Mode Ally Duo Berbasis AI”
Data terbaru menunjukkan bahwa popularitas franchise ini masih sangat kuat. Berbagai faktor disebut turut berkontribusi terhadap peningkatan penjualan, mulai dari penyesuaian harga hingga meningkatnya perhatian terhadap seri Devil May Cry di berbagai media.
Menjelang rapat pemegang saham tahunan, Capcom memperbarui data Consumer Business Sales Volume. Informasi tersebut kemudian dilaporkan oleh media Jepang, GameSpark.
Dalam laporan tersebut, Capcom mengungkapkan rekor baru penjualan game sepanjang tahun fiskal yang berakhir pada Maret 2026. Total penjualan perusahaan mencapai 59,07 juta kopi di seluruh dunia.
Salah satu kontributor terbesar dalam pencapaian tersebut adalah Devil May Cry 5. Game ini berhasil menjual sekitar 2,7 juta kopi selama tahun fiskal 2025–2026.
Angka tersebut menjadi pencapaian tertinggi sepanjang sejarah penjualan tahunan Devil May Cry 5. Hasil itu bahkan melampaui performa game ketika pertama kali diluncurkan pada Maret 2019.
Sebagai perbandingan, Devil May Cry 5 mencatat penjualan sekitar 2,1 juta kopi pada tahun peluncurannya. Game tersebut juga sempat mencapai angka serupa pada tahun fiskal yang berakhir pada Maret 2023.
Keberhasilan Devil May Cry 5 diduga dipengaruhi oleh beberapa faktor yang saling mendukung. Salah satunya adalah harga game yang kini jauh lebih terjangkau dibandingkan saat pertama kali dirilis.
Diskon berkala membuat Devil May Cry 5 semakin mudah dijangkau oleh pemain baru. Strategi tersebut sering menjadi salah satu cara efektif untuk memperpanjang usia penjualan sebuah game.
Selain faktor harga, adaptasi anime Devil May Cry yang tayang di Netflix juga diduga memberikan dampak signifikan. Kehadiran serial tersebut kembali memperkenalkan franchise kepada penonton yang lebih luas.
Fenomena ini bukan hal baru dalam industri game. Adaptasi film maupun serial televisi sering kali meningkatkan minat masyarakat terhadap game yang menjadi sumber inspirasinya.
Dalam kasus Devil May Cry, efek tersebut tampaknya kembali terlihat. Meningkatnya perhatian terhadap karakter dan cerita membuat banyak pemain tertarik mencoba atau kembali memainkan Devil May Cry 5.
Capcom juga terus menjaga momentum franchise Devil May Cry melalui perilisan versi baru. Perusahaan telah mengumumkan Devil May Cry 5: Devil Hunter Edition untuk konsol Switch 2.
Versi tersebut dijadwalkan meluncur pada 23 Juni. Kehadirannya memberikan kesempatan bagi lebih banyak pemain untuk menikmati petualangan Dante, Nero, dan Vergil di perangkat terbaru Nintendo.
Capcom memastikan Devil Hunter Edition mendukung performa hingga 60 FPS. Fitur tersebut tersedia baik saat dimainkan melalui mode TV maupun mode handheld.
Peningkatan performa diharapkan mampu memberikan pengalaman bertarung yang lebih mulus. Hal ini menjadi salah satu aspek penting mengingat Devil May Cry dikenal sebagai game aksi dengan tempo permainan yang cepat.
Peluncuran versi Switch 2 juga berpotensi memperluas jangkauan pasar Devil May Cry 5. Kehadiran platform baru dapat membantu mempertahankan tren penjualan yang sedang meningkat.
“Baca Juga: Capcom Konfirmasi Resident Evil Veronica Bergaya Third-Person”
Pencapaian Devil May Cry 5 membuktikan bahwa usia sebuah game tidak selalu menentukan performa penjualannya. Dengan dukungan strategi yang tepat, sebuah judul lama masih mampu menarik perhatian pemain baru maupun penggemar lama.
Capcom berhasil mempertahankan relevansi Devil May Cry melalui kombinasi promosi, penyesuaian harga, dan perluasan franchise ke media lain. Kehadiran anime serta rencana peluncuran Devil Hunter Edition semakin memperkuat posisi seri ini di pasar.
Rekor penjualan tahunan sebesar 2,7 juta kopi menjadi bukti bahwa Devil May Cry 5 masih memiliki daya tarik yang besar. Angka tersebut bahkan melampaui performa pada tahun peluncurannya, sesuatu yang jarang terjadi pada game yang telah beredar selama tujuh tahun.
Dengan momentum yang masih terjaga dan dukungan konten di berbagai platform, franchise Devil May Cry berpeluang terus mempertahankan popularitasnya. Langkah Capcom dalam memperluas jangkauan seri ini juga menunjukkan komitmen perusahaan untuk menjaga salah satu waralaba aksi paling ikonik dalam industri game.