
Naughty Dog Berlakukan Kebijakan Lembur pada Game Intergalactic
Awalan Berita – Naughty Dog kembali menjadi sorotan industri game global. Studio ini sedang mengerjakan proyek game baru berjudul Intergalactic: The Heretic Prophet. Game tersebut menjadi franchise orisinal terbaru dari Naughty Dog. Tema luar angkasa menjadi pendekatan baru bagi studio ini. Sebelumnya, Naughty Dog dikenal lewat seri The Last of Us dan Uncharted. Kedua franchise tersebut berfokus pada narasi karakter kuat. Dengan proyek baru ini, studio mencoba memperluas identitas kreatifnya. Intergalactic diposisikan sebagai proyek ambisius berskala besar. Sony sebagai induk perusahaan menaruh ekspektasi tinggi terhadap game ini.
“Baca Juga: Meta Siapkan Mango, AI Visual Baru untuk 2026″
Proses pengembangan Intergalactic menghadapi tekanan internal. Laporan jurnalis Bloomberg, Jason Schreier, mengungkap kebijakan lembur di Naughty Dog. Studio disebut mendorong pengembang untuk bekerja lebih lama. Kebijakan tersebut mulai diterapkan sejak Oktober lalu. Para pengembang diminta menambah delapan jam kerja per minggu. Waktu kerja tambahan itu dicatat melalui spreadsheet internal. Praktik ini mengingatkan pada isu crunch yang lama membayangi industri game. Naughty Dog sebelumnya juga pernah dikritik terkait budaya kerja intensif. Laporan ini kembali memicu diskusi soal kesejahteraan pengembang.
Menurut laporan tersebut, lembur dilakukan untuk menutup waktu pengembangan yang tertinggal. Proyek ini dilaporkan melewati beberapa tenggat internal. Selain itu, tim perlu menyiapkan demo penting. Demo tersebut akan direview oleh pihak induk perusahaan. Proses evaluasi ini menjadi tahap krusial pengembangan. Demi mengejar target kualitas, manajemen memilih meningkatkan jam kerja. Jason Schreier menyebut ada batasan jam kerja mingguan. Pegawai diarahkan untuk tidak bekerja lebih dari 60 jam per minggu. Meski begitu, beban kerja tetap meningkat signifikan.
Kebijakan lembur berdampak langsung pada kehidupan pribadi pegawai. Para pengembang kini diminta masuk kantor lima hari seminggu. Sebelumnya, sistem kerja hanya mewajibkan kehadiran tiga hari. Perubahan ini memengaruhi keseimbangan kerja dan keluarga. Beberapa pegawai harus mencari solusi baru untuk urusan rumah tangga. Pengasuhan anak menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian karyawan. Sumber anonim menyebut tekanan bisa meningkat mendekati rilis. Lembur disebut dimulai sekitar 18 bulan sebelum perilisan. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran soal keberlanjutan ritme kerja.
“Baca Juga: Battlefield 6 Ungkap Roadmap 2026, BR Solo RedSec Masih Disiapkan”
Intergalactic: The Heretic Prophet dijadwalkan rilis pertengahan 2027. Game ini akan meluncur eksklusif untuk PlayStation 5. Hingga kini, Naughty Dog belum mengumumkan tanggal rilis pasti. Dengan jadwal yang masih panjang, tekanan pengembangan berpotensi berlanjut. Industri game semakin menyoroti praktik kerja studio besar. Isu crunch menjadi perhatian publik dan media internasional. Sony dan Naughty Dog diharapkan menjaga keseimbangan kualitas dan kesejahteraan tim. Proyek ini bisa menjadi tolok ukur perubahan budaya kerja. Keberhasilan Intergalactic akan dinilai bukan hanya dari kualitas game. Cara studio mengelola tim juga menjadi sorotan ke depan.