
Vivo X Fold6 Masuk Sertifikasi Indonesia, Siap Global
Awalan Berita – Vivo X Fold6 disebut segera memasuki pasar global setelah sebelumnya debut di China pada Juni 2026. Indikasi tersebut muncul melalui kemunculan perangkat dengan nomor model V2559 di database Geekbench. Perangkat tersebut diduga merupakan varian global dari Vivo X Fold6. Informasi benchmark ini memberikan gambaran awal mengenai perangkat keras yang akan digunakan. Vivo belum mengumumkan jadwal peluncuran global secara resmi. Namun, kemunculan perangkat di Geekbench menjadi salah satu tanda persiapan peluncuran internasional. Perangkat serupa juga disebut telah terdaftar di Indonesia. Kondisi tersebut semakin memperkuat indikasi bahwa Vivo sedang menyiapkan ekspansi perangkat tersebut.
“Baca Juga: Suunto Run 2 Resmi Hadir dengan Offline Maps”
Perangkat dengan nomor model V2559 tercatat memperoleh skor 1.710 pada pengujian single-core. Sementara itu, pengujian multi-core menghasilkan skor sebesar 5.977. Hasil tersebut menunjukkan kemampuan pemrosesan yang tinggi untuk sebuah perangkat foldable. Database Geekbench juga mencantumkan penggunaan chipset MediaTek dengan kode MT6993. Kode tersebut diketahui merujuk pada chipset MediaTek Dimensity 9500. Penggunaan chipset tersebut mengindikasikan bahwa Vivo X Fold6 global berpotensi mempertahankan platform performa tinggi. Namun, skor benchmark dapat berbeda berdasarkan perangkat lunak dan kondisi pengujian. Karena itu, hasil Geekbench belum menggambarkan performa akhir perangkat dalam seluruh skenario penggunaan. Informasi tersebut tetap memberikan gambaran mengenai konfigurasi perangkat yang sedang diuji.
Data Geekbench juga menunjukkan Vivo X Fold6 menggunakan RAM berkapasitas 12GB. Perangkat tersebut tercatat menjalankan Android 17 dalam pengujian benchmark. Informasi ini menjadi salah satu petunjuk mengenai konfigurasi software pada model global. Belum diketahui apakah Vivo akan mempertahankan seluruh spesifikasi versi China pada pasar internasional. Perusahaan juga dapat melakukan penyesuaian tertentu sesuai kebutuhan setiap pasar. Namun, penggunaan Dimensity 9500 menunjukkan fokus Vivo terhadap performa pada perangkat tersebut. RAM 12GB juga menyediakan kapasitas memori besar untuk menjalankan berbagai aplikasi. Kombinasi tersebut sesuai dengan karakter perangkat foldable premium yang membutuhkan sumber daya tinggi. Vivo belum mengonfirmasi seluruh spesifikasi global secara resmi.
Versi China Vivo X Fold6 menggunakan dua layar dengan ukuran berbeda. Layar internalnya menggunakan panel LTPO AMOLED berukuran 8,02 inci. Sementara itu, layar eksternal memiliki ukuran 6,51 inci untuk penggunaan ketika perangkat dilipat. Konfigurasi tersebut memungkinkan perangkat digunakan seperti tablet setelah layar utama dibuka. Pengguna tetap dapat menggunakan layar luar ketika membutuhkan perangkat dalam bentuk lebih ringkas. Vivo juga membekali perangkat dengan sistem kamera yang cukup lengkap. Kamera utamanya menggunakan sensor beresolusi 200MP untuk kebutuhan fotografi utama. Periskop 50MP tersedia untuk pengambilan gambar dari jarak lebih jauh. Kamera ultrawide 50MP melengkapi konfigurasi kamera belakang pada perangkat tersebut.
“Baca Juga: POCO C95 Pro Muncul di Render dengan Desain Mirip Redmi”
Vivo X Fold6 versi China membawa baterai berkapasitas 7.000mAh. Kapasitas tersebut menjadi salah satu komponen penting untuk mendukung penggunaan dua layar pada perangkat foldable. Sistem pengisian dayanya mendukung fast charging dengan daya hingga 80W. Untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video, Vivo menempatkan kamera 20MP pada kedua sisi layar. Konfigurasi tersebut memungkinkan pengguna menggunakan kamera depan dalam berbagai kondisi penggunaan. Jika spesifikasi China dipertahankan, model global akan membawa kombinasi layar besar dan sistem kamera beresolusi tinggi. Namun, Vivo belum memastikan apakah seluruh spesifikasi tersebut akan hadir pada versi internasional. Kemunculan V2559 di Geekbench dan pendaftaran perangkat di Indonesia menjadi perkembangan penting. Informasi lebih lengkap mengenai harga, jadwal peluncuran, dan spesifikasi global masih menunggu pengumuman resmi Vivo.