
Pencipta Saints Row Akui Kesulitan Bersaing dengan GTA
Awalan Berita – Dalam dunia game open-world, GTA (Grand Theft Auto) tetap menjadi raja yang sulit dilawan meski banyak game serupa bermunculan. Chris Stockman, kreator utama Saints Row, tidak ragu untuk mengakui bahwa franchise GTA dari Rockstar Games hampir mustahil untuk dikalahkan oleh game lain. Meskipun banyak judul lain seperti Just Cause, Watch Dogs, dan Sleeping Dogs mencoba untuk mengambil alih tahta, Stockman berpendapat bahwa GTA tetap memegang dominasi yang kuat di genre ini.
“Baca Juga: Mantan Karyawan Intel Curi Data Penting Setelah PHK”
“GTA sangat sulit untuk ditandingi. Tidak ada developer yang mampu bersaing langsung dengan game tersebut,” kata Stockman. Menurutnya, meski tidak bisa menggeser posisi GTA, developer game masih bisa memiliki kesempatan untuk menjadi yang kedua, dengan pendekatan yang tepat.
Meskipun merasa bahwa GTA tidak bisa dilampaui, Stockman percaya bahwa posisi kedua dalam genre game open-world masih bisa diraih. Menurutnya, game lain yang telah ada di pasar seperti Saints Row, Watch Dogs, dan lainnya dapat tetap bersaing dengan baik. Ia menyebutkan bahwa meskipun tidak mudah menandingi kesuksesan GTA, mencaplok posisi nomor 2 tetap sangat mungkin dilakukan jika dikembangkan dengan cara yang tepat.
“GTA adalah yang teratas, tapi kami bisa menjadi nomor 2 jika kami melakukan ini dengan benar,” tambah Stockman. Hal ini menandakan bahwa meskipun pesaing GTA sulit untuk menyusul, mereka masih punya peluang untuk menjadi alternatif populer bagi para penggemar game open-world.
Stockman juga membahas kemungkinan yang lebih ekstrem—yakni, jika GTA 6 gagal memenuhi ekspektasi. Menurutnya, kegagalan game sebesar GTA 6 akan membawa dampak buruk yang sangat besar bagi seluruh industri game. Stockman bahkan mengibaratkan kegagalan tersebut seperti bencana besar, menyamakan dampaknya dengan kegagalan game E.T. yang legendaris di era Atari.
“Jika GTA 6 gagal, itu akan menjadi bencana besar. Ini akan menjadi sejarah buruk yang mengubah arah industri,” kata Stockman. Meskipun sangat sulit membayangkan sebuah game sebesar GTA 6 gagal, dengan anggaran dan ekspektasi tinggi. Kegagalan tersebut akan memiliki efek yang jauh lebih besar dibandingkan dengan kegagalan game lainnya.
Saat ini, Saints Row sedang fokus pada pengembangan game prequel yang dipimpin oleh Stockman. Setelah wawancara sebelumnya, Embracer Group yang kini memiliki franchise tersebut meminta Stockman untuk mengajukan pitch untuk prequel yang lebih mendalam. Jika proyek ini berhasil, bisa saja Saints Row meraih posisi kedua di pasar game open-world setelah GTA. Menjadikannya sebagai pilihan utama bagi para penggemar yang menginginkan alternatif.
“Saints Row bisa menjadi nomor 2 jika kami berhasil memanfaatkan kesempatan ini dengan tepat,” ungkap Stockman. Dengan adanya proyek baru ini, ada kemungkinan besar franchise Saints Row akan mendapatkan kembali tempatnya sebagai game open-world yang sangat dinantikan.
“Baca Juga: Donald Trump Siap Gugat BBC Rp16 Triliun atas Isu Pemberitaan”
Meskipun kita belum bisa memastikan apakah GTA 6 akan gagal. Diskusi tentang kemungkinan kegagalan ini menggambarkan betapa pentingnya permainan tersebut bagi industri game secara keseluruhan. Jika GTA 6 ternyata gagal, dampaknya bisa meluas, mempengaruhi ekspektasi terhadap game open-world, serta pengembangan game dengan anggaran besar lainnya.
Industri game yang telah bergantung pada kesuksesan franchise besar seperti GTA akan mengalami perubahan signifikan. Hal ini juga membuka peluang bagi developer lain untuk memanfaatkan celah dan mencoba mengisi posisi yang kosong. Namun, di sisi lain, kegagalan GTA 6 akan menjadi sebuah pelajaran berharga tentang bagaimana tinggi risiko yang ada dalam mengembangkan game berskala besar.