
TikTok Aktifkan Lagi Fitur Live di Indonesia Usai 4 Hari Off
Awalan Berita – Setelah sempat dinonaktifkan selama empat hari, fitur TikTok Live akhirnya kembali bisa digunakan oleh pengguna di Indonesia. Keputusan ini diambil setelah situasi dinilai lebih kondusif pasca kericuhan dalam aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu. TikTok menyatakan bahwa pengaktifan kembali ini bertujuan mengembalikan pengalaman pengguna yang lengkap dan interaktif di platform mereka.
“Baca Juga: Gibran Temui Mitra Ojol Resmi, GoTo dan Maxim Beri Klarifikasi”
Mulai Selasa, 2 September 2025 siang, pengguna TikTok di Indonesia kembali dapat mengakses fitur siaran langsung atau TikTok Live. Ikon Live yang sebelumnya tidak aktif kini muncul kembali di aplikasi, memungkinkan pengguna untuk menonton atau melakukan live streaming seperti biasa.
Menurut keterangan resmi dari TikTok, pihak perusahaan memutuskan mengaktifkan kembali layanan ini demi memberikan pengalaman yang menyeluruh bagi penggunanya. “Kami telah mengaktifkan kembali layanan livestream di Indonesia agar para pengguna dapat memiliki pengalaman TikTok yang menyeluruh,” — Juru bicara TikTok
Meski sudah aktif kembali, TikTok memastikan bahwa mereka akan tetap melakukan pemantauan ketat terhadap konten live yang tayang.
Kembalinya TikTok Live disambut positif, terutama oleh pelaku UMKM dan kreator konten. Banyak di antara mereka langsung memanfaatkan fitur ini untuk kembali berjualan secara live.
Fitur-fitur interaktif seperti keranjang kuning (shopping cart), komentar langsung, hingga gift stiker sudah bisa diakses kembali tanpa kendala. Ini menjadi angin segar bagi ekosistem e-commerce berbasis live streaming yang berkembang pesat di platform tersebut.
Beberapa kreator bahkan langsung menyiarkan suasana keramaian di sekitar Gedung DPR Jakarta, menunjukkan tingginya antusiasme setelah fitur ini kembali aktif.
Fitur TikTok Live sebelumnya dinonaktifkan sejak Sabtu, 30 Agustus 2025, menyusul meningkatnya eskalasi aksi unjuk rasa di beberapa wilayah Indonesia. Banyak siaran langsung saat itu menampilkan konten kekerasan dan kerusuhan, yang dinilai berisiko memicu disinformasi dan memperkeruh keadaan. TikTok merespons dengan menangguhkan fitur Live secara nasional. “Kami mengambil langkah-langkah pengamanan tambahan dengan menangguhkan fitur TikTok Live sementara,” — Juru bicara TikTok
Selama masa penangguhan, pengguna hanya menerima pesan error bertuliskan “Unstable connection. Try entering the Live again.”
Penangguhan fitur TikTok Live sempat memicu reaksi keras dari komunitas pengguna. Banyak yang mengeluh di platform seperti X (Twitter) dan Threads, karena tidak dapat menyaksikan siaran favorit atau melakukan siaran langsung mereka sendiri.
Keluhan ini datang dari berbagai segmen, mulai dari konten kreator, pemilik toko online, hingga penonton reguler. Sebagian pengguna bahkan mempertanyakan transparansi TikTok dalam menyampaikan alasan penonaktifan tersebut.
Namun, keputusan TikTok dinilai wajar oleh sebagian pihak, karena menyangkut keselamatan dan keamanan konten yang disebarkan secara real-time.
“Baca Juga: RTX 5070 Jadi Andalan Baru Gamer di Generasi Terkini”
Meski fitur Live telah diaktifkan kembali, TikTok menyatakan akan terus melakukan pengamanan tambahan dan pemantauan konten secara aktif. Langkah ini untuk memastikan platform tetap aman dan tidak digunakan untuk menyebarkan konten berbahaya.
Ke depan, TikTok kemungkinan akan memperketat algoritma moderasi real-time, terutama untuk konten yang berhubungan dengan isu politik atau kerusuhan publik.
Langkah proaktif seperti ini sangat penting agar platform tetap menjadi ruang digital yang sehat, mendukung kreativitas, dan aman untuk semua kalangan.